Skip to content

Petugas Damkar Dikeroyok Begal, Sahroni NasDem Minta Polisi Buru Semua Pelaku

Liputan6.com, Jakarta – Video viral memperlihatkan aksi gerombolan begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, di mana seorang pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dihajar batu hingga alami luka parah.

Terkait hal itu, Politikus NasDem Ahmad Sahroni meminta pihak kepolisian menindak tegas seluruh pelaku begal yang terlibat.

“Untuk para pelaku begal seperti ini juga harus ditindak sangat tegas. Tangkap gerombolannya, proses pidana penuh, jangan ada istilah damai atau sekadar ditahan sebentar,” kata dia, Selasa (7/4/2026).

Advertisement

Wakil Ketua Komisi III DPR ini menuturkan, wajah para pelaku perlu dipertimbangkan untuk diperlihatkan ke publik agar membuat pelajaran.

“Hal ini tentunya untuk memberi efek jera pada begal agar mereka tidak coba-coba mengganggu keamanan di ibu kota,” jelas Sahroni.

Menurut dia, kejadian seperti ini sangat mengkhawatirkan, apalagi terjadinya di pusat Jakarta yang notabene kuat pengamanannya.

“Untung saja ada CCTV yang merekam. Kalau terjadi di gang sempit atau lokasi sepi tanpa CCTV, tentunya penyelidikan akan lebih sulit,” tutur Sahroni.

Karenanya, dia berharap Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memasang CCTV secara masif di seluruh wilayah.

“Terutama di titik-titik rawan, agar pencegahan bisa dilakukan lebih efektif,” katanya.

Kronologi Damkar Dibegal di Gambir, Polisi Sebut Korban Dipukul Batu

Sebelumnya, video viral menunjukkan gerombolan begal beraksi di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Korban, pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dihajar batu hingga alami luka parah.

Akibat insiden ini, sepeda motor dan ponselnya korban juga raib dibawa kabur oleh pelaku. Aksi pembegalan sempat terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, korban berkemeja lengan panjang sempat melawan pelaku hingga terjatuh.

Korban terlihat berlari menghindari pelaku lain yang mengejar dengan sepeda motor. Salah satu pelaku bahkan mengarahkan motor ke arah korban. Tak lama terjadi perkelahian, hingga akhirnya sepeda motor korban dibawa kabur.

Plt Kanit Reskrim Gambir Iptu Heri Moko membenarkan kejadian ini. Korban atas nama Bimo Margo Hutomo (29). Dia menjelaskan kronologinya. Korban diserang saat pulang dari rumah temannya pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 04.30 WIB. 

korban dipepet pelaku saat melintas di lokasi. Serangan demi serangan dilancarkan tanpa ampun oleh para pelaku.

“Lalu pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP, kemudian sepeda motor dan handphoen korban dibawa kabur oleh pelaku,” kata Heri kepada wartawan, Selasa (7/4/2026). 

Advertisement

Bawa Kabur Kendaraan

Pelaku kemudian membawa kabur motor dan ponsel milik korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di kepala, lecet di wajah, serta luka di pergelangan tangan. Polisi langsung membawa korban ke RS Tarakan untuk mendapatkan pertolangan medis.

“Kerugian satu unit ponsel Samsung S20 Plus, 1 unit ponsel Samsung A55, dan 1 Unit Sepeda Motor Honda Scoopy tahun 2020 warna merah hitam,” ujar dia. 

Polisi telah melakukan cek TKP awal untuk memburu pelaku. “Kasus ditangani Polsek Gambir dan Satreskrim Polres Metro Jakpus,” ucapnya.