Skip to content

Asing Net Buy Rp575 M di Sesi I, Kompak Serbu dan Lego Saham-Saham Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing mencatatkan net buy Rp574,9 miliar pada perdagangan sesi I Senin (13/4/2026). Total pembelian mencapai Rp3,0 triliun dan penjualan Rp2,4 triliun.

Secara keseluruhan, aliran dana asing pada sesi pertama cenderung masuk ke saham energi dan grup konglomerasi. Sementara aksi jual terkonsentrasi pada saham-saham energi lainnya.

Pada sisi pembelian, saham yang paling banyak dikoleksi asing adalah PT Petrosea Tbk. (PTRO), diikuti oleh saham milik konglomerat Prajogo Pangestu lainnya, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Selanjutnya, saham Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG).

Aksi beli asing juga terlihat pada sejumlah saham big banks RI, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Sementara pada sisi penjualan, investor asing paling banyak melepas saham big bank lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Disusul saham minyak dan gas milik Happy Hapsoro PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) dan emiten Grup Sinar Mas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).

Mengutip data Indo Premier, berikut urutan saham yang paling banyak dibeli dan dijual investor asing pada sesi I perdagangan Senin, 13 April 2026:

Saham Paling Banyak Dibeli Asing

PT Petrosea Tbk. (PTRO) – Rp157,7 miliar

PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp86,0 miliar

PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) – Rp72,3 miliar

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) – Rp54,1 miliar

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) – Rp44,3 miliar

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp40,6 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) – Rp38,3 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp34,4 miliar

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) – Rp31,8 miliar

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) – Rp30,0 miliar

Saham Paling Banyak Dijual Asing

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp116,2 miliar

PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) – Rp38,3 miliar

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp31,0 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp22,9 miliar

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp18,0 miliar

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) – Rp11,9 miliar

PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) – Rp11,4 miliar

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) – Rp8,7 miliar

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp8,2 miliar

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp6,5 miliar

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]