Skip to content

Zulhas: Apapun yang Terjadi di Timur Tengah, Stok Pangan Cukup dan Harga Terjangkau

Paling sering ditanyakan

  • Apakah perang di Timur Tengah mempengaruhi stok pangan Indonesia?
  • Bagaimana pemerintah mengatasi kenaikan harga pangan menjelang Lebaran?
  • Apakah stok BBM di Indonesia aman di tengah konflik Timur Tengah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas), mengklaim perang di kawasan Timur Tengah tidak berpengaruh pada stok pangan di tanah air. Ia menyebut pemerintah sudah menyiapkan stok dengan harga terjangkau.

“Apa pun yang terjadi di Timur Tengah, kalau soal pangan, kita siap. Stoknya cukup, harga terjangkau, ya. Mau beras, mau jagung, mau telur, mau ikan, mau ayam. Memang sedikit naik cabai, tapi sekarang sudah mulai agak turun, ya. Jadi stok pangan aman insyaallah,” kata Zulhas di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).

“Persediaan cukup, lebih dari cukup, ya,” sambungnya.

Advertisement

Terkait mitigasi agar harga pangan tidak melonjak sebelum lebaran, Zulhas menyebut pemerintah menyiapkan pasar murah dan subsidi.

“Kita bikin pasar murah, subsidi dari bupati, dari wali kota, tiap kecamatan, kelurahan ada pasar murah, subsidi harga dari BBM, dari anggaran apa itu bencana tertentu itu, itu juga bisa ke sana. Kalau pemerintah pusat kan ada diskon tiket kereta, tiket pesawat,“ kata dia.

Selain itu, Zulhas mengklaim stok BBM juga aman meski ada perang di Timteng. Bahkan, stok saat ini menurutnya bisa sampai 30 hari.

“BBM aman, stok kita bisa sampai 30 hari. 30 hari ya,” pungkasnya.

Advertisement