{"id":12483,"date":"2026-03-30T19:53:23","date_gmt":"2026-03-30T19:53:23","guid":{"rendered":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=12483"},"modified":"2026-03-30T19:53:23","modified_gmt":"2026-03-30T19:53:23","slug":"guru-ngaji-probolinggo-tersangka-usai-siksa-murid-lecetkan-mobil-kiai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=12483","title":{"rendered":"Guru Ngaji Probolinggo Tersangka Usai Siksa Murid Lecetkan Mobil Kiai"},"content":{"rendered":"<div>\n<article morss_own_score=\"6.283224400871459\" morss_score=\"18.598473667733632\">\n<h1> Guru Ngaji Probolinggo Tersangka Usai Siksa Murid Lecetkan Mobil Kiai <\/h1>\n<p> <span>CNN Indonesia<\/span><\/p>\n<div> Selasa, 31 Mar 2026 02:45 WIB <\/div>\n<div>Bagikan:<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260330184116-12-1342684\/guru-ngaji-probolinggo-tersangka-usai-siksa-murid-lecetkan-mobil-kiai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<imgsrc=\"\"><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><span>url telah tercopy<\/span><\/p>\n<figure>\n<imgsrc=\"\" title=\"Guru Ngaji Probolinggo Tersangka Usai Siksa Murid Lecetkan Mobil Kiai\"><figcaption>Ilustrasi tersangka. Guru ngaji di Probolinggo ditetapkan sebagai tersangka kekerasan terhadap anak setelah membanting muridnya yang menggores mobil kiai.  (Unsplash\/Pixabay) <\/figcaption><\/figure>\n<div class=\"detail-text text-cnn_black text-sm grow min-w-0\" morss_own_score=\"5.2075471698113205\" morss_score=\"75.18580803937654\">\n<strong>Surabaya, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Guru ngaji di <\/p>\n<p>SH diduga tega membanting MFR (9), hanya karena muridnya tak sengaja menggores mobil kiai hingga lecet.<\/p>\n<p>Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengonfirmasi status hukum SH telah dinaikkan setelah melalui serangkaian pemeriksaan.<\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\" morss_own_score=\"6.0\" morss_score=\"15.0\">\n<p>\nADVERTISEMENT\n<\/p>\n<p>\nSCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT\n<\/p>\n<\/div>\n<p>&#8220;Benar, yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini dalam proses penyidikan,&#8221; kata Zainullah, Senin (30\/3).<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div>Pilihan Redaksi<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terungkap tersebut dipicu emosi sesaat.<\/p>\n<p>Tersangka disebut tak terima ketika mengetahui korban secara tidak sengaja menggores dan mobil milik kiai yang menjadi panutan pelaku.<\/p>\n<p>&#8220;Motifnya karena emosi setelah mengetahui kendaraan milik kiai pemilik musala tergores. Namun, tindakan tersebut jelas tidak dapat dibenarkan secara hukum,&#8221; tutur Zainullah.<\/p>\n<p>Kekerasan tersebut terjadi di area musala wilayah Triwung, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Di tempat itu, tersangka langsung meluapkan amarahnya dengan tindakan fisik begitu mengetahui kondisi mobil sang kiai yang lecet.<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, SH dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 3 tahun 6 bulan penjara.<\/p>\n<p>Kemudian Pasal 466 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang membawa ancaman pidana 2 tahun 6 bulan penjara.<\/p>\n<p>Zainullah menegaskan pihak kepolisian berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas, terutama dalam memberikan rasa aman bagi korban yang mengalami trauma.<\/p>\n<p>&#8220;Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, seorang guru ngaji di Probolinggo\u00a0dilaporkan ke polisi usai terekam kamera membanting dan menganiaya muridnya karena korban diduga tak sengaja menggores mobil milik seorang kiai hingga lecet.<\/p>\n<p>Aksinya itu terekam video amatir berdurasi 15 detik dan viral di media sosial. Terduga pelaku terlihat tega membanting bocah yang masih di bawah umur.<\/p>\n<p>Aksi kekerasan itu terjadi pada Senin (9\/3) malam sekitar pukul 22.00 WIB.<\/p>\n<p>Korban MFR (9) diduga dibanting guru ngajinya berinisial SHL setelah korban tidak sengaja menggores mobil milik seorang kiai berinisial AZK. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota oleh warga berinisial S pada Kamis (19\/3).<\/p>\n<p>Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila, mengonfirmasi adanya laporan itu. Ia menyebut pelapor merupakan guru mengaji korban.<\/p>\n<p>&#8220;Betul, pelakunya adalah guru ngaji korban. Perkaranya karena korban tidak sengaja menggores mobil saat naik sepeda, sehingga terjadi peristiwa seperti di video,&#8221; kata Rini, Kamis (26\/3).<\/p>\n<p> <strong>(frd\/kid)<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/embed\/video\/1341305\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">[Gambas:Video CNN]<br \/><\/a>\n<\/div>\n<div>Bagikan:<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260330184116-12-1342684\/guru-ngaji-probolinggo-tersangka-usai-siksa-murid-lecetkan-mobil-kiai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<imgsrc=\"\"><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><span>url telah tercopy<\/span><\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/akcdn.detik.net.id\/visual\/2015\/07\/24\/0676200f-0af8-4c87-a754-bff6467e55d7_169.jpg?w=360&amp;q=90\"> Guru ngaji di Probolinggo ditetapkan sebagai tersangka kekerasan terhadap anak setelah membanting muridnya yang menggores mobil kiai.<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12483","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12483","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12483"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12483\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12483"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12483"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12483"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}