{"id":13478,"date":"2026-04-02T09:28:22","date_gmt":"2026-04-02T09:28:22","guid":{"rendered":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=13478"},"modified":"2026-04-02T09:28:22","modified_gmt":"2026-04-02T09:28:22","slug":"survei-509-persen-warga-indonesia-tak-sepakat-ri-gabung-bop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=13478","title":{"rendered":"Survei: 50,9 Persen Warga Indonesia Tak Sepakat RI Gabung BoP"},"content":{"rendered":"<div>\n<article morss_own_score=\"6.419753086419753\" morss_score=\"19.276578835587344\">\n<h1> Survei: 50,9 Persen Warga Indonesia Tak Sepakat RI Gabung BoP <\/h1>\n<p> <span>CNN Indonesia<\/span><\/p>\n<div> Kamis, 02 Apr 2026 16:27 WIB <\/div>\n<div>Bagikan:<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260402161344-20-1343769\/survei-509-persen-warga-indonesia-tak-sepakat-ri-gabung-bop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<imgsrc=\"\"><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><span>url telah tercopy<\/span><\/p>\n<figure>\n<imgsrc=\"\" title=\"Survei: 50,9 Persen Warga Indonesia Tak Sepakat RI Gabung BoP\"><figcaption>Hasil survei menunjukkan mayoritas warga negara Indonesia tak sepakat dengan langkah politik luar negeri Indonesia yang bergabung dengan Board of Peace (BoP). (CNN Indonesia\/Farid Rahman) <\/figcaption><\/figure>\n<div class=\"detail-text text-cnn_black text-sm grow min-w-0\" morss_own_score=\"5.396491228070175\" morss_score=\"98.97341430499326\">\n<strong>Jakarta, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Hasil survei menunjukkan mayoritas warga negara Indonesia tak sepakat dengan langkah politik luar negeri Indonesia yang bergabung dengan <\/p>\n<p>Survei ini merupakan hasil kerja sama dan dibiayai oleh tiga lembaga survei yakni: LSI, Indikator Politik Indonesia, dan SMRC\u00a0yang\u00a0dilakukan pada 12-31 maret dengan melibatkan sebanyak 1.066 sampel yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.<\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\" morss_own_score=\"6.0\" morss_score=\"15.0\">\n<p>\nADVERTISEMENT\n<\/p>\n<p>\nSCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT\n<\/p>\n<\/div>\n<p>&#8220;Mayoritas itu menyatakan tidak setuju arau sangat tidak setuju Indonesia menjadi bagian dari BoP,&#8221; kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya, Kamis (2\/4).<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Burhan menjelaskan sebanyak 41,5 persen responden tidak setuju dan 9,4 persen responden menyatakan sangat tidak setuju. Apabila kedua jawaban itu dijumlahkan, maka hasilnya 50,9 persen.<\/p>\n<p>Sementara itu, responden yang memilih sangat setuju di angka 4,5 persen dan yang menyatakan setuju di angka 21,6 persen.<\/p>\n<p>Selain itu, responden yang menyatakan antara setuju dan tidak setuju 17,2 persen dan yang tidak bersikap 5,7 persen.<\/p>\n<p>Survei ini juga meminta jajak pendapat responden terkait rencana Indonesia mengirimkan 8.000 pasukan RI pada Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force) ke Gaza.<\/p>\n<p>Hasilnya sebanyak 36 persen responden tidak setuju dan 8,9 persen responden menyatakan sangat tidak setuju yang jika keduanya dijumlahkan mencapai 44,9 persen.<\/p>\n<p>Sementara, responden yang memilih sangat setuju di angka 28,1 persen dan yang menyatakan setuju di angka 5,7 persen.<\/p>\n<p>Lalu ada juga yang memilih antara setuju dan tidak setuju sebesar 16,2 persen dan yang tidak bersikap 5,1 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Yang menyatakan setuju kebijakan pemerintah tersebut itu kurang lebih 33-34 persen, sebagian besar menyatakan tidak setuju meskipun ketidaksetujuannya tidak mencapai 50 persen plus tapi masih lebih banyak yang menyatakan tidak setuju ketimbang setuju,&#8221; ucap Burhanuddin.<\/p>\n<p>Keanggotaan Indonesia dalam BoP menuai sorotan publik. Khususnya usai AS-Israel mulai menggencarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu.<\/p>\n<p>Desakan Indonesia mundur dari BoP juga menguat usai tiga prajurit TNI di UNIFIL, Lebanon gugur akibat serangan Israel.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi saya bayangkan kalau dia di bawah BOP yang dipimpin oleh Presiden Amerika Donald Trump seperti apa dia. Sehingga ini akan mubazir kalau kita berada di wilayah BOP begitu,&#8221; kata Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP TB Hasanuddin di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1\/4).<\/p>\n<p>Langkah bergabung ke BoP itu juga berjalan beriringan dengan wacana pengiriman prajurit TNI ke Gaza dalam operasi pasukan ISF.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan keberadaan RI di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina lewat solusi dua negara (<em>two-state solution<\/em>).<\/p>\n<p>Prabowo menyampaikan itu dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang terbit dengan judul &#8220;Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis&#8221; yang dikutip dari pernyataan Badan Komunikasi Pemerintah, Senin (16\/3).<\/p>\n<p>&#8220;Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n<p>Meski begitu, Prabowo menyatakan siap keluar dari BoP jika sudah dinilai tak sejalan lagi dengan prinsip Indonesia.<\/p>\n<p>Sementara untuk pengiriman pasukan RI sebagai pasukan ISF, saat ini Prabowo mengungkapkan rencana pengiriman pasukan saat ini ditangguhkan atau on-hold akibat perang antara Amerika Serikat-Israel vs Iran.<\/p>\n<p>Ia menegaskan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, bukan untuk melucuti senjata Hamas. Ia menyebut misi tersebut berfokus pada perlindungan warga sipil di tengah konflik.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu. Kita selalu membela kemerdekaan Palestina. Saya selalu katakan, dalam pembicaraan saya dengan tokoh-tokoh barat, kita akan ikut (Board of Peace\/BoP) dan kita siap kirim pasukan perdamaian, asal saya bilang semua pihak setuju keterlibatan Indonesia,&#8221; kata Prabowo dalam acara &#8216;Presiden Prabowo Menjawab&#8217; di kediamannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19\/3).<\/p>\n<p> <strong>(fra\/mnf\/fra)<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/embed\/video\/1342937\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">[Gambas:Video CNN]<br \/><\/a>\n<\/div>\n<div>Bagikan:<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260402161344-20-1343769\/survei-509-persen-warga-indonesia-tak-sepakat-ri-gabung-bop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<imgsrc=\"\"><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p><span>url telah tercopy<\/span><\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/akcdn.detik.net.id\/visual\/2026\/03\/13\/bakar-patung-iblis-baal-ribuan-massa-surabaya-gelar-demo-desak-ri-keluar-bop-1773406810709_169.jpeg?w=360&amp;q=90\"> Hasil survei menunjukkan mayoritas warga Indonesia menolak keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) dan pengiriman pasukan ke Gaza. Temukan detailnya di sini.<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13478","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13478"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13478\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}