{"id":17439,"date":"2026-04-15T03:28:15","date_gmt":"2026-04-15T03:28:15","guid":{"rendered":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=17439"},"modified":"2026-04-15T03:28:15","modified_gmt":"2026-04-15T03:28:15","slug":"jalan-damai-as-iran-kembali-mencuat-harga-minyak-longsor-ke-us94","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=17439","title":{"rendered":"Jalan Damai AS-Iran Kembali Mencuat, Harga Minyak Longsor ke US$94"},"content":{"rendered":"<div>\n<article morss_own_score=\"6.642553191489362\" morss_score=\"11.461762231037385\">\n<figure>\n<imgsrc=\"\"><figcaption>\n                            Foto: minyak dunia                        <\/figcaption><\/figure>\n<div class=\"detail-text\" morss_own_score=\"5.907514450867052\" morss_score=\"42.407514450867055\">\n<p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia &#8211;<\/strong> <span>Harga minyak dunia kembali bergerak turun pada perdagangan Rabu pagi, di tengah harapan pasar bahwa jalur diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terbuka. Pelaku pasar mulai mengurangi premi risiko setelah reli tajam yang terjadi sejak awal pekan.<\/span><\/p>\n<p><span>Merujuk data Refinitiv per Rabu (15\/4\/2026) pukul 09.30 WIB, harga <\/span><span>Brent<\/span><span> berada di <\/span><span>US$94,62 per barel<\/span><span>, turun <\/span><span>0,18%<\/span><span> dibanding penutupan sebelumnya di US$94,79 per barel. Sementara <\/span><span>West Texas Intermediate (WTI)<\/span><span> tercatat <\/span><span>US$90,70 per barel<\/span><span>, melemah <\/span><span>0,64%<\/span><span> dari posisi US$91,28 per barel.<\/span><\/p>\n<p><span>Penurunan ini memperpanjang koreksi sehari sebelumnya. Pada Selasa, Brent anjlok <\/span><span>4,6%<\/span><span> dan WTI jatuh <\/span><span>7,87%<\/span><span>, setelah pasar menilai peluang pembicaraan baru antara Washington dan Teheran dapat meredakan konflik yang selama ini mengganggu arus energi global.<\/span><\/p>\n<p><span>Fokus utama pasar masih tertuju pada <\/span><span>Selat Hormuz<\/span><span>, jalur sempit yang menjadi nadi perdagangan minyak dunia. Gangguan di kawasan ini membuat harga sempat melonjak ke atas US$109 per barel pada 7 April lalu. Saat itu Brent sempat menyentuh <\/span><span>US$109,27<\/span><span>, sedangkan WTI menembus <\/span><span>US$112,95<\/span><span>.<\/span><\/p>\n<p><span>Namun reli tersebut perlahan memudar. Dalam delapan hari perdagangan terakhir, Brent sudah turun sekitar <\/span><span>13,4%<\/span><span> dari puncaknya, sedangkan WTI terkoreksi hampir <\/span><span>19,7%<\/span><span>. Artinya, pasar mulai percaya gangguan pasokan tidak akan berlangsung permanen.<\/span><\/p>\n<p><span>Reuters melaporkan tim negosiasi AS dan Iran berpeluang kembali bertemu di Islamabad pekan ini. Seorang pejabat AS menyebut komunikasi masih berjalan, sementara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan upaya mediasi terus dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span>Meski begitu, risiko belum hilang. Badan Energi Internasional (IEA) menyebut serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah dan efektif tertutupnya Selat Hormuz telah memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah modern, dengan sekitar <\/span><span>10,1 juta barel per hari<\/span><span> pasokan hilang pada Maret.<\/span><\/p>\n<p><span>IEA juga memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026 sebesar <\/span><span>80 ribu barel per hari<\/span><span>, sementara pasokan global kini diperkirakan turun <\/span><span>1,5 juta barel per hari<\/span><span>. Gambaran ini memberi sinyal ekonomi dunia berpotensi melambat bila krisis berkepanjangan.<\/span><\/p>\n<p><strong>CNBC\u00a0Indonesia Research<\/strong><\/p>\n<p><strong>(emb\/emb)<\/strong><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/embed\/video\/724135?comscore=off\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">[Gambas:Video CNBC]<br \/><\/a>\n<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/market\/20251211102512-17-693175\/kapal-tanker-as-disita-venezuela-harga-minyak-gak-bergerak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><\/p>\n<p><span><br \/>\n\t\t\tNext Article\t\t<\/span><\/p>\n<p><span><br \/>\n\t\t\t\tKapal Tanker AS Disita Venezuela, Harga Minyak Gak Bergerak\t\t\t<\/span><\/p>\n<p><\/a><\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/visual\/2025\/04\/04\/minyak-dunia-1743725322604_169.jpeg?w=1200&amp;q=90\"> Harga minyak dunia kembali bergerak turun pada perdagangan Rabu pagi, di tengah harapan pasar bahwa jalur diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17439","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17439\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}