{"id":18500,"date":"2026-04-18T05:18:27","date_gmt":"2026-04-18T05:18:27","guid":{"rendered":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=18500"},"modified":"2026-04-18T05:18:27","modified_gmt":"2026-04-18T05:18:27","slug":"hasto-kristiyanto-curhat-dipolisikan-usai-kritik-isu-pangan-justru-kita-sayang-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=18500","title":{"rendered":"Hasto Kristiyanto Curhat Dipolisikan usai Kritik Isu Pangan: Justru Kita Sayang Pemerintah"},"content":{"rendered":"<div>\n<article><span>Paling sering ditanyakan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Mengapa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merasa heran?<\/span><\/li>\n<li><span>Bagaimana Hasto memandang kritik terhadap pemerintah?<\/span><\/li>\n<li><span>Apa yang ditekankan Hasto terkait menjaga demokrasi?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span><\/p>\n<p> Baca artikel ini 5x lebih cepat <\/span><\/p>\n<p><b>Liputan6.com, Jakarta &#8211;<\/b> Sekjen PDI Perjuangan (<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/pdip\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PDIP<\/a>) <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/hasto-kristiyanto\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hasto Kristiyanto<\/a> mengaku heran dengan adanya pihak yang melakukan laporan ke polisi atas <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/kritik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kritik<\/a> publik soal isu <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/pangan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pangan<\/a>. Hal ini baru saja dialami dosen yang juga pengamat hukum tata negara, Feri Amsari.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Hasto dalam peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (18\/4\/2026).<\/p>\n<p>Padahal, kata Hasto Indonesia dibangun atas tradisi dialektika dan kebebasan berpendapat, sehingga kritik seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman.<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<p>\u201cSekarang ini kritik masalah pangan diadukan ke polisi. Kritik masalah terhadap pemerintah diadukan kepada polisi. Padahal Republik ini dibangun dengan suatu dialektika,\u201d kata Hasto.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kritik terhadap pemerintah bukan upaya untuk menjatuhkan. Kritik, kata dia justru merupakan bentuk kepedulian dan cinta terhadap bangsa.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita kritik pemerintah bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru ketika kita kritik pada pemerintah karena kita sayang, cinta tanah air kepada Republik ini,\u201d jelas Hasto.<\/p>\n<p>Ia menilai, ruang demokrasi harus tetap dijaga melalui kebebasan berpendapat, kebebasan pers, serta fungsi pengawasan lembaga legislatif terhadap pemerintah.<\/p>\n<h2>Jaga Demokrasi Sesuai Nilai KAA<\/h2>\n<p>Menurut dia, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembebasan yang diwariskan dalam Konferensi Asia Afrika. Dia menegaskan bahwa semangat Konferensi Asia Afrika menolak segala bentuk penindasan.<\/p>\n<p>\u201cMaka di Republik ini seharusnya tidak boleh ada penindasan atas cara apa pun,\u201d ucap Hasto.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga perbedaan pandangan sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung pentingnya prinsip-prinsip kebebasan sipil seperti kebebasan berbicara, kebebasan pers, dan kebebasan berorganisasi sebagai fondasi negara demokratis.<\/p>\n<p>\u201cPerbedaan-perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat rasa cinta tanah air untuk kemajuan bangsa itu bukan hal yang diharamkan, tetapi itu penting dalam hal demokrasi,\u201d kata Hasto.<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<\/article>\n<div id=\"initads\" data-info=\"ad\" morss_own_score=\"3.0\" morss_score=\"5.5\">\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div>Hasto Kristiyanto mengaku heran dipolisikan karena mengkritik soal isu pangan.<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-18500","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18500"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18500\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}