{"id":19442,"date":"2026-04-21T12:13:33","date_gmt":"2026-04-21T12:13:33","guid":{"rendered":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=19442"},"modified":"2026-04-21T12:13:33","modified_gmt":"2026-04-21T12:13:33","slug":"dpr-sahkan-uu-perlindungan-saksi-dan-korban-komisi-xiii-dorong-sosialisasi-masif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=19442","title":{"rendered":"DPR Sahkan UU Perlindungan Saksi dan Korban, Komisi XIII Dorong Sosialisasi Masif"},"content":{"rendered":"<div>\n<div class=\"article-content-body article-content-body_with-aside\" data-component=\"desktop:read-page:article-content-body\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body\" morss_own_score=\"5.8513274336283185\" morss_score=\"14.607669146744005\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\" morss_own_score=\"5.59322033898305\" morss_score=\"26.638674884437595\">\n<p><b>Liputan6.com, Jakarta &#8211;<\/b> DPR RI resmi mengesahkan <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/uu-perlindungan-saksi-dan-korban\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UU Perlindungan Saksi dan Korban<\/a>. Pengesahan dilakukan pada Rapat Paripurna ke-17 masa persidangan IV tahun sidang 2025-2026 DPR RI digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21\/4\/2026).<\/p>\n<p>Paripurna dipimpina oleh Ketua DPR, Puan Maharani didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Sufmi Dasco Ahmad, dan Saan Mustopa.<\/p>\n<p>Awalnya, pimpinan Komisi XIII DPR menyampaikan laporan pembahasan tingkat pertama revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban. Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira lantas membacakan laporan itu.<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<p>Puan lalu bertanya kepada anggota Dewan yang hadir apakah RUU Perlindungan Saksi dan Korban dapat disetujui menjadi UU. Seluruh fraksi di DPR menyetujui RUU PSDK menjadi undang-undang.<\/p>\n<p>\u201cApakah Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Saksi dan Korban dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?\u201d kata Puan.<\/p>\n<p>\u201cSetuju,\u201d jawab anggota serentak dilanjutkan ketukan palu sidang dari Puan tanda UU PSDK telah disahkah.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"2\" data-title=\"Komisi XIII: Negara Berpihak ke Saksi dan Korban Kejahatan\" morss_own_score=\"5.919463087248323\" morss_score=\"13.919463087248323\">\n<h2>Komisi XIII: Negara Berpihak ke Saksi dan Korban Kejahatan<\/h2>\n<figure><figcaption>Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso (Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\" morss_own_score=\"6.0\" morss_score=\"40.0\">\n<p>Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengaku bersyukur Rapat Paripurna akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Saksi dan Korban (RUU PSDK) menjadi Undang-Undang (UU).<\/p>\n<p>&#8220;Tentu kami Komisi XIII DPR bersyukur RUU PSDK akhirnya disahkan menjadi UU,&#8221; kata Sugiat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.<\/p>\n<p>&#8220;RUU PSDK menjadi bukti negara hadir dalam memberi perlindungan terhadap saksi dan korban tindak pidana kejahatan,&#8221; kata\u00a0Legislator dari Fraksi Partai Gerindra.<\/p>\n<p>RUU PSDK sebelumnya rampung dibahas pada pembicaraan tingkat satu dalam rapat kerja yang digelar Komisi XIII DPR RI, Senin, 13 April 2026.<\/p>\n<p>RUU PSDK terdiri atas 12 bab dan 78 pasal yang memuat penguatan terhadap pelindungan saksi dan korban, termasuk LPSK.<\/p>\n<p>Pertama, perluasan pelindungan bagi subjek dalam proses peradilan pidana, yakni tidak hanya bagi saksi dan atau korban, tetapi juga untuk saksi pelaku, pelapor, informan dan\/atau ahli yang selama ini juga mendapat ancaman.<\/p>\n<p>Kedua, LPSK ditetapkan sebagai lembaga negara yang bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun. Selain itu, LPSK diperkuat dengan pembentukan perwakilan di daerah yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.<\/p>\n<p>Ketiga, RUU PSDK mengatur bahwa kompensasi adalah ganti rugi yang diberikan oleh negara karena pelaku tidak mampu memberikan ganti rugi sepenuhnya yang menjadi tanggung jawab kepada korban atau keluarganya.<\/p>\n<p>Keempat, RUU ini juga mengatur dana abadi korban, yakni dana yang disediakan untuk membiayai kompensasi dan pemulihan korban.<\/p>\n<p>Kelima, satuan tugas khusus dapat dibentuk oleh LPSK untuk menjalankan kewenangan pelindungan saksi, korban, saksi pelaku, pelapor, informan dan\/atau ahli.<\/p>\n<\/div>\n<p>Advertisement<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"3\" data-title=\"Sosialisasi\" morss_own_score=\"6.0\" morss_score=\"13.5\">\n<h2>Sosialisasi<\/h2>\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\" morss_own_score=\"6.0\" morss_score=\"15.5\">\n<p>Sugiat berharap setiap aturan yang termaktub dalam UU PSDK bisa direalisasikan oleh seluruh lembaga penegak hukum. Dia juga mendorong agar sosialisasi pelaksanaan payung hukum baru itu dilakukan secara masif.<\/p>\n<p>&#8220;Paling penting dari pengesahan ini adalah realisasi pelaksanaan dari setiap poin-poin yang ada di UU PSDK tersebut. Kami khususnya di Komisi XIII DPR mendorong agar sosialisasi dari UU PSDK bisa lebih digalakkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>RUU PSDK masuk daftar program legislasi nasional prioritas tahun 2025-2026 sebagai usul dari Komisi XIII DPR RI.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div>RUU Perlindungan Saksi dan Korban masuk daftar program legislasi nasional prioritas tahun 2025-2026 sebagai usul dari Komisi XIII DPR RI.<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-19442","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19442"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19442\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}