{"id":20385,"date":"2026-04-24T07:38:26","date_gmt":"2026-04-24T07:38:26","guid":{"rendered":"http:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=20385"},"modified":"2026-04-24T07:38:26","modified_gmt":"2026-04-24T07:38:26","slug":"dua-usulan-nasdem-soal-ambang-batas-parlemen-besarannya-naik-di-atas-6-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/?p=20385","title":{"rendered":"Dua Usulan NasDem soal Ambang Batas Parlemen, Besarannya Naik di Atas 6 Persen"},"content":{"rendered":"<div>\n<article><span>Paling sering ditanyakan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Apa usulan utama Partai Nasdem terkait ambang batas parlemen (parliamentary threshold)?<\/span><\/li>\n<li><span>Bagaimana skema ambang batas parlemen tunggal yang diusulkan Nasdem bekerja?<\/span><\/li>\n<li><span>Berapa besaran ambang batas parlemen yang diusulkan Nasdem untuk dinaikkan?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span><\/p>\n<p> Baca artikel ini 5x lebih cepat <\/span><\/p>\n<p><b>Liputan6.com, Jakarta &#8211;<\/b> Ketua DPP <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/nasdem\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nasdem<\/a> Rifqinizamy Karsayuda mengusulkan skema <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/ambang-batas-parlemen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ambang batas parlemen<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/parliamentary-threshold\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">parliamentary threshold<\/a>) tunggal di tingkat nasional hingga daerah. Menurut Dengan skema ini, partai politik yang tidak memenuhi ambang batas nasional yang disepakati, misalnya 6 persen maka dianggap tidak lolos di Pileg DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota.<\/p>\n<p>&#8220;Contoh, 6 persen parliamentary threshold nasional, yang jika partai politik tertentu tidak memenuhi 6 persen parliamentary threshold nasional, maka secara otomatis keberadaan suara dan atau kursinya di tingkat provinsi, kabupaten, kota dinyatakan tidak berlaku atau hangus,&#8221; ujar Rifqinizamy pada wartawan, Jumat (24\/4\/2026).<\/p>\n<p>Selain model tunggal, Nasdem juga mengusulkan skema berjenjang yang membedakan besaran ambang batas di tiap tingkatan. Misalnya 6 persen untuk nasional, 5 persen untuk provinsi, dan atau 4 persen untuk kabupaten.<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<p>&#8220;Parliamentary threshold yang menggunakan standar tunggal tapi kemudian memiliki konsekuensi sampai dengan tingkat provinsi, kabupaten, kota,\u201d ungkap Rifqinizamy.<\/p>\n<h2>Besaran Ambang Batas Parlemen Diusulkan Naik Berjenjang<\/h2>\n<p>Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI itu menyatakan NasDem tetap mendukung ambang batas parlemen dipertahankan untuk pemilihan mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Partai Nasdem sejak awal menyatakan sikap pertama bahwa parliamentary threshold itu wajib terus dipertahankan dan bahkan kami mengusulkan angkanya naik dari persentase sekarang, naik dari 4 persen menjadi di angka moderat di atas 5 persen, 5 setengah, 6, sampai dengan 7 persen,&#8221; ucap Rifqinizamy.<\/p>\n<p>Wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold mengemuka beberapa pekan terakhir. Sejumlah partai besar seperti NasDem mengusulkan ambang batas itu naik menjadi 7 persen dan Golkar mengusulkan kenaikan 5 persen untuk Pemilu mendatang.<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<p>Advertisement<\/p>\n<\/article>\n<div id=\"initads\" data-info=\"ad\" morss_own_score=\"3.0\" morss_score=\"5.5\">\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div>Partai NasDem mengusulkan dua skema ambang batas parlemen (parliamentary threshold).<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-20385","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20385\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/politics.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}