Bader al-Saif, seorang profesor sejarah di Universitas Kuwait, menggambarkan praktik Iran yang mendelegasikan kendali sistem rudal kepada komandan lapangan individu sebagai hal yang berbahaya. Leave a Reply Cancel replyYour email address will not be published. Required fields are marked *Name * Email * Website Comment * Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment. previousBupati Sumbawa Barat Dorong Penguatan Pusat Informasi PubliknextRumah Dinas Pimpinan DPRD Sumsel Dianggarkan Meja Biliar Rp486,9 Juta